Jumat, 10 Mei 2013

Peranan Apoteker mencegah resiko PJK pada pasien DM Tipe II

Baru-baru ini di USA dilakukan penelitian tentang Peranan Apoteker dalam Penanganan tanda klinis jangka pendek pasien DM Tipe II dan resiko jangka panjang penyakit jantung koroner atau kardiovaskular pada pasien DM tipe II. 
Metode penelitian menggunakan dua kelompok dengan jumlah sampel sebanyak 147 orang. Kelompok pertama merupakan tim, dimana apoteker termasuk didalamnya. Sedangkan kelompok II hanya dipimpin oleh dokter tanpa apoteker didalamnya (Kelompok Kontrol). Semua pasien mendapatkan perlakuan yang sama.
Waktu penelitian : 12 Bulan
Hasil yang diamati  :

  1. Hemoglobin terglikasi , Kolesterol LDL, dan Tekanan Darah (TD).
  2. Target Pencapaian Hemoglobin terglikasi , Kolesterol LDL, dan Tekanan Darah (TD)
  3. Prediksi resiko penyakit jantung dan stroke untuk 10 Tahun ke depan.
Hasil penelitian selama 12 bulan menunjukkan :
  1. Kelompok pertama yang melibatkan apoteker menunjukkan penurunan Hemoglobin terglikasi dari 9.5%-6,5% sedangkan pada kelompok kontrol terjadi penurunan dari 9.3%-8.4%. Pasien yang dirawat dengan melibatkan apoteker menunjukkan hasil yang signifikan dan memungkinkan untuk mencapai tujuan dimana hasil odds rationya adalah 3.9 Hemoglobin terglikasi , Odds ratio 2.0 untuk Kolesterol LDL dan odds ratio 2.0 untuk penurunan tekanan darah.
  2. Target Pencapaian Hemoglobin terglikasi , Kolesterol LDL, dan Tekanan Darah (TD) peluangnya lebih besar 3 kali lipat dibanding kelompok kontrol.
  3. Perkiraan resiko penyakit jantung koroner dan stroke untuk 10 tahun ke depan turun dari 16.4% menjadi 9.3% untuk kelompok perawatan khusus yang melibatkan apoteker, dibandingkan penurunan resiko 17.4% menjadi 14.8% yang dicapai oleh kelompok kontrol yang tidak melibatkan apoteker.
Kesimpulan
Penambahan Apoteker dalam tim perawatan kesehatan untuk penderita DM Tipe II mampu memberikan hasil jangka pendek yang lebih baik serta mampu mengurangi resiko penyakit jantung koroner buat pasien.
Penelitian dilakukan oleh :
Eric J. Ip, Bijal M. Shah, Junhua Yu, James Chan, Lynda T. Nguyen and Deempal. C. Bhatt

Semoga artikel ini dibaca oleh pemerintah, agar mereka tahu bahwa apoteker bisa berperan dalam proses penyembuhan pasien.

Tidak ada komentar: